
LABUAN BAJO, Bajopedia.com,- Tiga orang, keterwakilan masyarakat kampung Dange Dusun Cowang Langkas, Desa Mbuit, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat NTT, mendatangi kediaman kades Mbuit dan meminta agar kampungnya teraliri listrik.
Kades Mbuit, Apolonarius Minde, kepada media ini mengatakan “saya didatangi oleh tiga orang keterwakilan masyarakat kampung Dange, pada Kamis (6/3/25) sore”.
Tiga orang tersebut antara lain, Lorensius Lalos, Gabriel Pantur dan Bonefasius Angkat.
“Mereka datang dengan pendekatan adat Manggarai, bawa bir satu botol dan rokok satu bungkus.
Salah satu dari mereka, Gabriel mengatakan: “Tegi Nai Ngalis agu Tuka Ngengga, porong cama-cama ite rasan gerak, Ai Hami Ho’o Ka’eng One nendep, Hami butuh listrik” yang artinya minta kebijaksanaan pemerintah supaya sama-sama kita merasakan nikmatnya teraliri listrik, karena kami tinggal dalam gelap, Kami butuh listrik”, pungkasnya.
Untuk diketahui, bahwa kampung Dange merupakan kampung tertua di Desa Mbuit yang seharusnya menjadi kampung prioritas dalam pembangunan, termasuk pengadaan aliran listrik.
Padahal listrik juga sudah masuk di desa Mbuit sejak 2001, tapi hanya terjangkau beberpa anak kampung dan tidak termasuk kampung Dange, padahal jaraknya -+ 1 km saja” Tuturnya.
Sebagai Kepala Desa, Apolo berharap agar pemerintah Manggarai Barat bisa mendengar keluhan listrik dari masyarakat kampung Dange ini, karena mereka sangat membutuhkan, semoga pemerintah bisa tanggapi”, Ucap Apolo.
“Gabriel mengatakan, berapapun biayanya kami siap, asalkan kampung kami masuk listrik”, keluhnya.
Penulis: F.A












