Yafet Bertekad Bawa Petani Keren FC Juara Sano Nggoang Cup I: “Main Bola Itu Seni dan Kesenangan”

MANGGARAI BARAT — Atmosfer Open Turnamen Sano Nggoang Cup I semakin memanas. Salah satu tim pemain bertabur bintang yang paling disegani asal Kecamatan Sano Nggoang, Petani Keren FC—yang bermarkas di Werang, Desa Golo Mbu—kini tengah menatap laga penentuan dengan motivasi berlapis. Pasukan Petani Keren FC bersiap menumpahkan seluruh kekuatan terbaik mereka demi merebut tiket menuju partai puncak dan keluar sebagai Juara 1.

Perjuangan berat tersebut akan diuji habis-habisan pada babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus mendatang, dengan kick-off tepat pukul 16.00 WITA.

 

“Ambisi Sang Kapten: Sepak Bola Adalah Seni dan Kesenangan”, Sebagai motor penggerak di lini belakang sekaligus pemimpin di atas lapangan, Kosmas Yafet Laja—yang akrab disapa Yafet—menyuarakan tekad bulatnya. Mengenakan nomor punggung 21 dan memegang peran vital sebagai stopper, Yafet menegaskan bahwa timnya tidak main-main dalam menatap turnamen ini.

“Bagi kami, main bola itu bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi main bola adalah seni dan dimainkan atas dasar kesenangan. Namun, ketika sudah berada di atas lapangan hijau mewakili Petani Keren FC, harga diri dan kerja keras adalah segalanya. Kami punya tekad kuat untuk membawa klub ini keluar sebagai Juara 1 di Open Turnamen Sano Nggoang Cup I ini. Perjuangan kami belum selesai, dan kami siap berjuang mati-matian di partai semifinal nanti demi memberikan kebanggaan bagi masyarakat sano nggoang secera keseluruhan dan teristinewah kepada masyrakat Werang dan Desa Golo Mbu,” ungkap Yafet dengan penuh semangat kepada rekan media saat diwawancarai pada minggu 9/08/2026 dimarkas besar petani keren fc.

 

“Titah Manager: Podium Satu Adalah Harga Mati”, Keberhasilan sebuah tim tentu tidak lepas dari tangan dingin manajemen.

Edison Hengki, sang manajer tim yang akrab disapa Edi, memberikan instruksi tegas kepada seluruh skuadnya agar tampil tanpa kompromi di sisa laga turnamen ini.

“Sebagai manajer, pesan saya untuk seluruh anggota tim sangat jelas: kita harus menang di babak semifinal dan melaju hingga final untuk keluar sebagai juara di podium pertama, apapun rintangannya. Petani Keren FC dibentuk dengan filosofi kerja keras, kebersamaan, dan mentalitas juara. Filosofi inilah yang selalu saya tanamkan kepada anak-anak di tim. Kami datang bukan sebagai pelengkap, tetapi sebagai penantang serius yang siap mencetak sejarah di Sano Nggoang Cup I,” tegas Edi merinci filosofi klub.

 

“Strategi dan Mentalitas Pelatih: Optimistic Thinking, Wajib Menang!, Dari pinggir lapangan, sang juru taktik Rian Harsion selaku pelatih kepala telah menyiapkan strategi matang guna meredam perlawanan lawan di babak empat besar nanti. Rian menekankan pentingnya menjaga mentalitas positif bagi seluruh pemainnya.

“Menghadapi partai semifinal nanti, kuncinya ada pada mentalitas. Kami harus optimistic thinking dan menanamkan pola pikir bahwa kita harus menang. Segala persiapan taktik, fisik, dan mental sudah kami gembleng dalam sesi latihan. Anak-anak siap menjalankan instruksi dengan disiplin tinggi demi mengamankan tiket ke final,” ujar Rian Harsion.

Langkah Rian di jajaran kepelatihan juga mendapat sokongan penuh dari sang asisten pelatih, Mustaking (akrab disapa Taking). Taking selalu siap siaga mendampingi pelatih kepala dan memastikan kesiapan mental skuad Petani Keren FC.

“Kami di jajaran pelatih selalu siap siaga mendampingi Rian Harsion. Menghadapi partai semifinal pada tanggal 15 Agustus nanti, sikap kami hanya satu: Petani Keren FC harus menang! Seluruh elemen tim, dari pemain hingga staf, berada dalam fokus penuh untuk menghadapi laga krusial ini,” tambah Taking.

 

“Kekuatan Lapis Kedua: Totalitas Tim Medis dan Keamanan”, Solidnya Petani Keren FC tidak hanya terlihat di atas lapangan hijau, tetapi juga di luar garis lapangan berkat kerja sama tim ofisial yang solid.

Tim medis yang dipimpin oleh Sales (Sales Sandirik) dan didampingi oleh Flori Banus selalu siap siaga membackup kondisi fisik para pemain agar tetap prima di setiap pertandingan keras.

“Peran kami di tim P3K atau medis adalah memastikan setiap pemain berada dalam kondisi fisik 100 persen prima dan siap tempur. Cedera atau kelelahan otot di tengah jadwal yang ketat adalah tantangan yang selalu kami tangani dengan sigap. Bersama Flori Banus, kami terus membekap para pemain dan ofisial agar lini medis berjalan optimal mendampingi perjuangan tim hingga babak semifinal nanti,” ungkap Sales, yang diamini sepenuhnya oleh Flori Banus melalui komitmen serupa dalam menjaga kebugaran skuad.

Sementara itu, di sektor ketertiban dan kenyamanan tim, Fredik Mahin selaku divisi keamanan memastikan bahwa seluruh rangkaian persiapan menuju semifinal berjalan kondusif dan terkendali.

“Dari sisi keamanan, kami pastikan seluruh atmosfer internal tim maupun koordinasi pendukung berjalan aman, tertib, dan kondusif. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman bagi para pemain dan official agar mereka bisa 100 persen fokus menghadapi pertandingan semifinal pada 15 Agustus mendatang tanpa ada gangguan apapun,” pungkas Fredik.

Dengan kekompakan luar biasa dari manajemen, jajaran pelatih, pemain bernomor punggung 21 Yafet dan rekan-rekan, hingga tim medis serta keamanan, Petani Keren FC siap membuktikan kapasitasnya sebagai kekuatan sepak bola yang disegani di Manggarai Barat.

Akankah trofi juara jatuh ke tangan anak-anak petani keren fc ? Kita nantikan aksinya di lapangan!

 

 

Penulis: Lois Halu

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *