LABUAN BAJO, BAJOPEDIA COM, – Mohamad Suhardi, akrab disapa Ardi, Pria kelahiran Kampung Lambur dan dibesarkan di kampung lambur, Desa Tiwu Nampar, kecamatan komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Sejak tahun 2015, Ardi menjalankan tugas sebagai Babinsa di Desa Warloka, koramil 1612-02/Komodo Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Suhardi sebelumnya pernah bertugas di Desa Nggalak, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai pada tahun 2013 ssmpai 2014 akhir dan beranjak ke labuan bajo ditahun 2015.
Banyak yang bertanya, bagaimana Ardi bisa menghadirkan Excavator dan perbaiki jalan di Dusun Lambur?
Pasalnya, Ardi memiliki sikap kemanusiaan yang tinggi bahkan diakui oleh banyak orang, relasinya dibangun dengan sikapnya yang rendah hati dan jujur.
Ardi, menjawab keluhan masyarakat lambur yang kesulitan mengakses jalan menuju desa tetangga maupun ke labuan bajo.
Ia tidak punya kepentingan lain selain saudara-saudarinya yang menghuni kampung lambur bisa mengakses jalan ke Desa lain atau ke kota labuan bajo.
“Saya tidak punya kepentingan, saya betul-betul niat membantu saja karena saya juga merasakan bagaimana sulitnya melwati jalan yang rusak parah ini, apalagi pas musim hujan, sungguh menyedihkan” Tutur Ardi, Minggu 2/3/2025, siang.
Oleh karena itu, melihat kondisi jalan menuju kampung saya yang rusak parah ini, saya komunikasikan dengan Bos Lima Bintang untuk membantu kesediaan Excavator memperbaiki jalan menuju kampung saya. Tanpa pikir panjang, pimpinan perusahaan yang baik hati itu pun memberikan satu unit excavator pada bulan Desember 2024 lalu”, jelasnya.
Ardi mengaku, bahwa ini yang kedua kalinya Ia datangkan Excavator di kampung Lambur.
“Awalnya pada tanggal 14 Desember 2024 saya komunikasikan dengan pemilik Excavator ini (Bos Lima Bintang) beliau mengatakan silahkan saja asalkan masyarakat siapkan bahan bakar saja.
Sehingga waktu itu selama dua hari gusur di mendaki perkuburan Lambur pas hujan waktu itu, itu titik paling rawan saat hujan, licinya minta ampun tetapi syukurlah sudah selesai” ungkap Ardi.
Sedangkan pada hari jumat, (21/2/2025) kemarin merupakan kali ke-dua saya datangkan Excavator ini disini. Saat itu juga saya inisiatif untuk menggerakan warga lambur, bangun kekompakan dan mempersiapkan segala sesuatu untuk perbaiki jalan menuju kampung ini”. Tutupnya
Warga lambur, dibawah pimpinan tu’a Adat Ahmad sahudi dengan kompak mengumpulkan uang untuk pengadaan bahan bakar dan bayar dumtruck angkut krikil untuk drop di badan jalan agar tidak licin.
Disisi lain, ada tiga deker dibuatkan gorong-gorong. Alhamdulillah sudah selesai. Saya selaku babinsa, putra lambur merasa sangat puas karena proses pengerjaan ini sejak awal hingga saat ini berjalan lancar dan aman, kerja jalan sudah selesai namun lanjut dengan gusur lahan untuk kepentingan masyarakat umum, ucapnya.
Harapannya semoga kedepannya pihak pemerintah bisa memperhatikan jalan menuju lambur ini, karena ini kebutuhan masyarakat pada umumnya” imbuhnya.
Penulis: Fiktor Afri












