MANGGARAI BARAT,Bajopedia.com – Semangat sportivitas membara di Lapangan Kecamatan Sano Nggoang, Desa Golo Mbu, pada Selasa (28/04/2026). Turnamen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP/MTs se-Kecamatan Sano Nggoang resmi dibuka dalam sebuah seremoni yang khidmat dan meriah.
Acara ini dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PKO Kabupaten Manggarai Barat, Drs. Yohanes Hani, M.Pd., serta Ketua Askab PSSI Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu.
Dalam sambutannya, Kadis PKO Mabar, Drs. Yohanes Hani, M.Pd., menyampaikan beberapa poin penting di hadapan para siswa, guru pendamping, dan panitia penyelenggara:
1. Wadah Pembinaan Karakter dan Bakat.
Kadis PKO menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar ajang perlombaan fisik, melainkan instrumen penting dalam pembentukan karakter siswa. Melalui olahraga, siswa diajarkan nilai kedisiplinan, kerja sama tim, dan mental pantang menyerah.
2. Menjunjung Tinggi Sportivitas.
Beliau berpesan agar seluruh kontingen menjaga nilai sportivitas. “Menang atau kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, namun kejujuran dan rasa hormat terhadap lawan adalah kemenangan yang sesungguhnya. Jadikan ajang ini sebagai tempat menjalin silaturahmi antar sekolah di Sano Nggoang,” pungkasnya.
3. Penjaringan Atlet Menuju Tingkat Kabupaten. Turnamen ini menjadi seleksi awal untuk mencari bibit unggul yang akan mewakili Kecamatan Sano Nggoang di tingkat Kabupaten Manggarai Barat hingga ke jenjang Provinsi. Dinas PKO berkomitmen untuk terus memantau atlet-atlet potensial yang lahir dari kompetisi tingkat kecamatan seperti ini.
4. Apresiasi untuk Panitia dan Guru. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh kepala sekolah dan guru olahraga di wilayah Sano Nggoang yang telah bekerja keras mempersiapkan siswa-siswi mereka meski di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.
Masrin M. Umar Panitia pelaksana kegiatan tingkat kecamatan sano nggoang juga menyampaikan bahwa pendidikan nasional saat ini tidak hanya berfokus pada prestasi akademik. “Olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kesehatan jasmani, serta kompetensi sosial peserta didik. Kita ingin mencetak generasi yang sehat fisik, matang secara emosional, dan berdaya saing,” ujarnya. Hal ini, lanjut beliau, selaras dengan penguatan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, mulai dari bangun pagi hingga tidur tepat waktu sebagai fondasi karakter unggul.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Askab Marianus Yono Jehanu juga menyampaikan beberapa pesan krusial bagi para atlet muda dan penyelenggara: Askab memandang turnamen O2SN sebagai wadah emas untuk memantau bakat-bakat terpendam di tingkat kecamatan yang nantinya dapat dipromosikan ke tingkat kabupaten bahkan provinsi.
Pembinaan Karakter: Olahraga bukan sekadar menang atau kalah, melainkan sarana membentuk disiplin, kerja sama tim, dan mentalitas pantang menyerah bagi siswa SMP/MTs.
Sportivitas Tanpa Kompromi: Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga sportivitas dan menjadikan turnamen ini sebagai ajang silaturahmi antar-pelajar se-Kecamatan Sano Nggoang.
Taidak hanya itu momen pemberiaan sambutan tersebut ditutupi dengan penyerahan cendramata oleh Ketua Askab. Tak tanggung-tanggung, berbagai macam piala diserahkan sebagai tanda penghargaan dalam kesempatan tersebut.
”Kami dari Askab terus berkomitmen mendukung kompetisi usia dini. Dari lapangan-lapangan di kecamatan seperti Sano Nggoang inilah, kita berharap lahir bintang-bintang baru yang akan mengharumkan nama Manggarai Barat di masa depan,” ujar Ketua Askab.
Partisipasi Sekolah dan Cabang Lomba. Tercatat sebanyak 9 sekolah (8 SMP dan 1 MTs) mengirimkan delegasi terbaiknya dalam ajang ini. Berikut adalah rincian peserta:
SMPN 1 Sano Nggoang: 24 Atlet, 10 Pendamping.
SMPN 2 Sano Nggoang: 37 Atlet, 21 Pendamping.
SMPN 3 Sano Nggoang: 42 Atlet, 12 Pendamping.
SMPN 4 Sano Nggoang: 40 Atlet, 11 Pendamping.
SMPN 5 Sano Nggoang: 36 Atlet, 15 Pendamping.
SMPN 6 Sano Nggoang: 36 Atlet, 15 Pendamping.
SMP Satap Mentangga: 32 Atlet, 10 Pendamping.
SMP St. Klaus Werang: 36 Atlet, 7 Pendamping.
MTs Al-Iqra Werang: 36 Atlet, 7 Pendamping.
Para atlet akan berlaga di empat cabang olahraga utama, yaitu: Sepak Bola Putra, Bola Voli Putri, Bulutangkis (Putra/Putri), dan Tenis Meja (Putra/Putri).
Kehadiran Tokoh Masyarakat. Pembukaan O2SN kali ini menjadi momentum persatuan bagi warga Sano Nggoang. Turut hadir dalam kegiatan ini anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Camat Sano Nggoang, Kapolsek, Danpos TNI, para Kepala Desa, Kepala KUA, Ketua MUI, Pastor Paroki St. Klaus Werang, serta jajaran MKKS dan tokoh adat (Tua Golo) Jinden.
Target dan Harapan. Mengusung tema nasional “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga”, O2SN tahun 2026 bertujuan untuk: Mengembangkan talenta olahraga dan menjaring bibit atlet nasional/internasional. Menanamkan jiwa sportivitas, disiplin, dan tanggung jawab. Membentuk 8 dimensi profil lulusan (termasuk kemandirian, kolaborasi, dan penalaran kritis). Mempererat tali persaudaraan dan solidaritas antar murid.
Turnamen ini diharapkan menjadi panggung bagi anak-anak Sano Nggoang untuk menunjukkan bahwa dari pelosok desa pun, bisa lahir atlet-atlet yang akan membanggakan nama daerah di masa depan.
Penulis:Lois Halu
Editor: Redaksi












