Labuan Bajo,Bajo Pedia.com– Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Golo Kiong Damu melaksanakan panen perdana tematik jagung Ketapang di Desa Golo Damu, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (15/1/2026).
Panen perdana tersebut dilakukan pada lahan seluas 1 hektare dengan estimasi hasil mencapai 6,4 ton jagung. Kegiatan ini menjadi tonggak awal pengembangan pertanian tematik berbasis BUMDes di wilayah tersebut.
Kegiatan panen dihadiri langsung oleh Bupati Manggarai Barat bersama Kepala Dinas Pertanian, Kapolres Manggarai Barat, Dandim, serta Camat Mbeliling. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan sektor pertanian berbasis desa.
Dalam sambutannya, Bupati Manggarai Barat menegaskan bahwa kesejahteraan hanya dapat dicapai melalui kerja keras dan kemauan untuk memanfaatkan potensi yang ada.
“Masyarakat tidak boleh malas. Kalau mau sejahtera, harus mau bekerja dan memanfaatkan lahan yang kita miliki,” tegas Bupati.
Bupati juga mendorong masyarakat agar tidak berhenti pada satu komoditas saja, melainkan mengembangkan pola tanam berkelanjutan.
“Setelah jagung, kita dorong nanas dan juga kedelai. Untuk nanas, saya menargetkan minimal 10 hektare lahan bisa dimanfaatkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Golo Damu, Stefanus Dansi, menyampaikan bahwa panen perdana jagung Ketapang ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat.
“Panen perdana di lahan satu hektare dengan hasil sekitar 6,4 ton jagung ini adalah bukti bahwa jika masyarakat mau bekerja dan didukung oleh pemerintah, hasilnya bisa dirasakan bersama,” ujar Stefanus Dansi.
Ia menjelaskan bahwa program pertanian tematik jagung Ketapang menjadi langkah awal dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa melalui pengelolaan BUMDes.
“Kami berkomitmen menjadikan BUMDes sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Jagung Ketapang ini adalah awal, ke depan kami siap mengembangkan komoditas lain sesuai arahan Bupati,” katanya.
Apresiasi juga datang dari salah satu warga, Helena Jelisa, asal Kampung Mejer. Ia mengaku bersyukur dan bangga melihat hasil kerja pertanian desa yang mulai menunjukkan hasil nyata.
“Kami sebagai masyarakat sangat senang dengan panen ini. Selama ini lahan sering dibiarkan kosong, tapi sekarang sudah dimanfaatkan dan hasilnya bisa kami lihat langsung,” ungkap Helena.
Menurutnya, kehadiran Bupati dan dukungan pemerintah daerah memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat untuk lebih giat mengolah lahan pertanian.
“Kalau pemerintah terus mendampingi seperti ini, kami masyarakat pasti lebih semangat bekerja dan mengelola kebun,” tambahnya.
Stefanus Dansi juga mengapresiasi kehadiran langsung Bupati Manggarai Barat beserta jajaran pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut.
“Kehadiran Bupati dan pimpinan daerah menjadi motivasi besar bagi masyarakat Desa Golo Damu untuk terus mengelola lahan secara produktif,” katanya.
Panen perdana jagung Ketapang BUMDes Golo Kiong Damu ini disambut antusias oleh warga. Pemerintah desa berharap dukungan lintas sektor terus berlanjut agar program pertanian tematik desa dapat berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Editor:Redaksi












