Minim Kualitas Warga Ndari Leso Desa Golo Lujang Kecam Proyek Pembangunan Bak Air Minum Bersih 

Labuan Bajo, Bajopedia.Com– Salah seorang warga Kampung Ndari leso yang tidak mau menyebutkan namanya mengecam pembangunan proyek air minum bersih yang minim Kualitas.

Proyek perkejaan air minum bersih yang bersumber dari
Dana Desa (DD) Desa Golo Lujang di penghujung tahun 2024 itu terkesan asal jadi, hanya karena deadlain waktu batas tanggal 31 Desember 2024.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang didapat, proyek air minum bersih itu terletak di Matawae Limbu Kampung Ndari Leso, Desa Golo Lujang, kecamatan Boleng Manggarai Barat dengan pagu anggaran senilai Rp. 230.000.000 bersumber dari dana Desa (DD) tahun anggaran 2024.
Namun saya heran dari dana itu di bagi lagi sebanyak kurang lebih Rp. 149.000.000 dikerjakan oleh Sinar Energi Flores untuk pemasangan Panel Suria dan Pemasangan Mesin Pompa Air Dan Sisanya di kerjakan oleh Philipus Atuk, yang juga sebagai TPK dari proyek tersebut.

Dia (tidak mau menyebutkan namanya) justru mempertanyakan apakah TPK juga bisa menunjuk dirinya sendiri untuk mengerjakan proyek tersebut? atau bagaimana skenarionya sehingga dia selaku TPK dapat mengerjakannya sendiri. Yang saya tanyakan apakah bisa TPK sendiri yang mengelola proyek? Katanya.

“Pada dasarnya Kami tidak permasalahkan kan itu yang kami heran bagaimana buat bank air ukuran besar seperti itu tanpa Cinci pengait besi betonnya, dan tidak menggunakan besi beton ditengahnya untuk dapat melekat besi beton dari sudutnya, Ini tidak akan lama pasti jebol, apalagi ini kerja musim hujan. Kasian anggaran sebesar itu kualitas kerjanya tidak bagus Kami masyarakat yang rugi,” Katanya.

Saya tidak tau ya apakah bisa proyek yang tidak diselesaikan sampai akhir tahun di lanjut tahun baru, sementara dananya sudah cair, karena saya tidak tau mekanismenya. Tapi itu urusan pemerintah saya hanya minta pemerintah, dalam hal ini inspektorat, dan pihak kepolisian dan kejaksaan untuk Priksa pihak terkait apakah ini sudah sesuai atau tidak dengan RAP-nya, ataukah RAP-nya memang seperti itu? apalagi hari ini sudah tanggal 31 Desember besok sudah tahun 2025 hanya baru selesai 1 bak. imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan tim Media ini belum berhasil mengkonfirmasi Kepala Desa Golo Lujang dan TPK yang sekaligus merangkap sebagai pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut namun tidak dapat dihubungi.

Hingga berita ini diturunkan tim media ini sudah melakukan konfirmasi melalui via WhatsApp ke nomor kepala desa Golo Lujang, namun tidak ada tanggapan dari dirinya.**

Penulis: Tim Bajopedia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *