Marten Mitar Muncul sebagai Kekuatan Serius Dapil I, Sinyal Ancaman Nyata di Peta Pilkada Manggarai Barat

Manggarai Barat,Labuan Bajo,Bajo Pedia com, – Konstelasi politik Manggarai Barat mulai menunjukkan pergeseran. Nama Marten Mitar, politisi senior asal daerah Kempo, kini menguat sebagai kekuatan politik serius dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang dinilai berpotensi menjadi penentu arah kontestasi Pilkada Manggarai Barat mendatang.

Dengan rekam jejak politik lintas era dan lintas partai, Marten Mitar bukan figur instan yang muncul jelang momentum politik. Kariernya dimulai dari akar pemerintahan desa sebagai Kepala Desa Golo Bilas, lalu menanjak ke panggung legislatif hingga pernah menjabat Ketua DPRD Kabupaten Manggarai. Saat ini, ia kembali duduk sebagai anggota DPRD Manggarai Barat dari Fraksi Partai NasDem, sebuah posisi strategis yang memperkuat daya tawarnya dalam peta kekuasaan lokal.

Pengalaman politik Marten Mitar juga dinilai unik dan relevan. Ia pernah berproses panjang di Partai Golkar, partai yang juga menjadi titik awal perjalanan politik Bupati Manggarai Barat saat ini, Edistasius Endi. Kesamaan latar belakang ini dipandang sejumlah kalangan sebagai modal komunikasi politik lintas kekuasaan, sekaligus membuka ruang tafsir baru dalam dinamika elite menjelang Pilkada.

Di tingkat akar rumput, khususnya di Kempo dan wilayah Dapil I, Marten Mitar dikenal sebagai figur yang memainkan politik berbasis budaya dan kekerabatan, bukan sekadar politik transaksional. Pendekatan personal, pemahaman adat Manggarai, serta konsistensi membangun hubungan sosial jangka panjang membuat basis pendukungnya dinilai solid dan loyal.

Pengamat politik lokal menilai, mengabaikan Marten Mitar dalam kalkulasi Pilkada adalah kesalahan strategis. Ia dinilai memiliki kombinasi yang jarang dimiliki politisi lain: pengalaman struktural, basis massa riil, serta kemampuan membaca arah angin politik daerah.

“Dalam banyak Pilkada, figur seperti Marten Mitar sering menjadi ‘kuda hitam’ yang menentukan hasil akhir. Ia punya jaringan, legitimasi sosial, dan kemampuan konsolidasi,” ujar seorang pengamat politik Manggarai Barat.

Lebih jauh, kemunculan Marten Mitar sebagai figur potensial juga dibaca sebagai tantangan terbuka terhadap dominasi figur-figur lama yang selama ini dianggap menguasai panggung Pilkada Manggarai Barat. Dengan basis kuat di Dapil I, ia berpotensi menjadi poros baru kekuatan politik, baik sebagai kandidat utama maupun king maker.

Jika tren konsolidasi ini terus menguat, Marten Mitar dipastikan menjadi salah satu nama yang paling diperhitungkan dalam kontestasi Pilkada Manggarai Barat berikutnya. Peta politik pun perlahan berubah, dan Dapil I tak lagi sekadar lumbung suara, melainkan medan penentu kekuasaan.

 

Penulis: Sahrul S.Amran

Editor:Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *