MANGGARAI BARAT – Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu, secara resmi membuka turnamen sepak bola Sano Nggoang Cup I pada Rabu (8/7/2026) sore.
Turnamen yang berlokasi di Desa Golo Mbu, Kecamatan Sano Nggoang ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81.
Dalam wawancaranya usai upacara pembukaan, Marianus Yono Jehanu menyampaikan bahwa ajang ini tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan, tetapi juga memiliki misi strategis bagi dunia sepak bola di Kabupaten Manggarai Barat.
“Misi Pencarian Bibit Unggul Persamba”, Menurut Ketua Askab, turnamen ini menjadi wadah untuk memantau bakat-bakat muda di tingkat kecamatan. Pengurus Askab nantinya akan melakukan pemantauan ketat untuk menjaring pemain-pemain potensial yang akan dipersiapkan masuk dalam seleksi tim Persamba (Persatuan Sepak Bola Manggarai Barat).
“Event ini dibuat selain untuk meramaikan menyongsong Hari Ulang Tahun RI ke-81, juga untuk mencari bibit-bibit pemain yang nantinya akan diambil oleh pengurus bola tingkat kabupaten. Mereka akan diseleksi untuk menjadi pemain Persamba yang siap mengikuti laga El Tari Memorial Cup,” ujar Marianus.
“Tegaskan Menjaga Kondusivitas”, Lebih lanjut, Marianus memberikan penegasan keras kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang hadir agar senantiasa menjaga keamanan dan sportivitas selama turnamen berlangsung. Ia menginstruksikan agar seluruh pihak menghindari segala bentuk kericuhan yang dapat mencederai semangat olahraga.
Tak tanggung-tanggung, pria yang akrab disapa Yono ini memberikan ancaman sanksi tegas bagi penyelenggara jika turnamen tidak berjalan tertib hingga babak final.
“Saya menghimbau agar Sano Nggoang Cup I ini harus berjalan kondusif sampai pada puncaknya nanti. Jika terjadi kericuhan, Askab tidak akan memberikan izin untuk turnamen selanjutnya. Hindari kericuhan, junjung tinggi sportivitas,” tegasnya dengan lugas.
Turnamen Sano Nggoang Cup I diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan sepak bola di wilayah pelosok Manggarai Barat sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh masyarakat dalam merayakan semangat kemerdekaan.
Penulis:Lois Halu
Editor:Redaksi












